*DEFINISI*
Pengembangan aplikasi kerap disalahartikan sebagai kegiatan seorang programmer
melakukan sebuah aktifitas yaitu coding, proses menulis kode padahal sebenarnya
pengembangan aplikasi lebih dari hanya melakukan proses menulis kode. Pengembangan
Aplikasi adalah serangkaian proses yang dilakukan seorang atau sekelompok programmer
untuk membuat rangkaian proses dari rancangan awal aplikasi, membuat prototype aplikasi,
implementasi, pengujian akhir aplikasi hingga aplikasi selesai dan siap untuk digunakan.
Dalam pengembangan aplikasi ada beberapa tahap yang telah dirancang sebagai syarat
agar sebuah aplikasi dapat dibuat secara terstruktural dan terancang dengan baik. Tahap
tersebut adalah pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan, dan perawatan. Tahap
ini merupakan tahap yang penting untuk programmer dalam membangun aplikasi. Dalam
pelaksanaannya ada beberapa metode pengembangan aplikasi yang kerap digunakan oleh para
programmer yaitu seperti metode waterfall, metode spiral, metode XP (Extreme
Programming), metode Kanban, agile development, metode prototype dan metode scrum.
Dalam hal ini penulis akan membahas metode yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu
metode prototype.
*CIRI-CIRI*
Definisi Electronic Learning
Electronic learning (e-learning) adalah pembelajaran yang menggunakan media teknologi
dan perangkat mobile. Perangkat tersebut dapat berupa komputer, gawai, laptop, tablet PC,
PDA dan lain sebagainnya. Dengan e-learning, user dapat mengakses segala konten
pembelajaran di mana saja dan kapan saja tanpa harus ada disuatu tempat khusus dan waktu
tertentu. Menurut Haryono dan Alatas (2000) e-learning merupakan sebuah konsep belajarjarak jauh dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan informasi. Dari definisi diatas
dapat diambil kesimpulan bahwa electronic learning adalah model pembelajaran yang
membawa ketersediaan materi dan dapat diakses setiap saat dan memberikan visualisasi yang
menarik. Ada beberapa fitur penting yang harus dimiliki oleh perangkat e-learning yaitu fitur
untuk dapat terkoneksi dengan perangkat teknologi lain dan fitur kepada pengajar ataupun
pelajar untuk dapat berkomunikasi satu sama lain.
Istilah electronic learning lebih merujuk pada penggunaan perangkat elektronik seperti
komputer, laptop, PDA dan perangkat teknonologi lain yang digunakan dalam proses belajar
mengajar.
*MANFAAT*
Tujuan dari pengembangan electronic learning adalah proses pembelajaran
sepanjang waktu, dimana mahasiswa dapat lebih aktif dan menghemat waktu dalam proses
pembelajaran karena tidak perlu hadir di suatu kelas untuk mengerjakan dan mengumpulkan
tugas, cukup menggunakan aplikasi electronic learning maka akan ada wadah untuk melakukan
kegiatan seperti disebutkan diatas. Secara tidak langsung hal tersebut akan meningkatkan
kualitas belajar terhadap mahasiswa itu sendiri.
Fungsi dan Manfaat Electronic learning
Fungsi Electronic Learning
Terdapat tiga fungsi utama e-learning dalam proses belajar mengajar yaitu sebagai
tambahan, pelengkap dan juga pengganti.
1. Tambahan
Electronic learning berfungsi sebagai tambahan, dimana pelajar dapat kebebasan memilih
untuk memanfaatkan materi yang terdapat di aplikasi electronic learning atau tidak. Karena
sifatnya yang fungsional, pelajar dapat memanfaatkan untuk menambah pengetahuan.
2. Pelengkap
Pada dasarnya electronic learning dirancang sebagai tambahan untuk melengkapi materi
pembelajaran di dalam kelas. Electronic learning juga difokuskan untuk memperkuat materi
yang didapat dan sebagai remedial bagi pelajar setelah mendapat pembelajaran konvensional.
3. Pengganti
Di beberapa perguruan tinggi di luar maupun dalam negeri memberikan alternatif
pembelajaran kepada pelajar melalui electronic learning. Biasanya alternatif ini dilakukan
jikalau pengajar sedang tidak bisa menghadiri kelas. Tapi ada juga yang memang ingin
menggunakan teknologi untuk melakukan pembelajaran.
Manfaat electronic learning
Manfaat electronic learning terdiri dari dua sudut, yaitu dari sudut pelajar dan pengajar:
• Pelajar
Kegiatan electronic learning memungkinkan berkembangnya fleksibilitas belajar yang
tinggi sehingga pelajar dapat mengakses segala materi pembelajaran setiap saat dan
dapat dilakukan berulang kali. Pelajar juga dapat berkomunikasi setiap saat dengan
pengajar. Pelajar dapat memastikan penguasaanya terhadap materi pembelajaran.
*HUBUNGAN*
Dengan menggunakan aplikasi e-learning pengajar dapat lebih mudah melakukan
pemutakhiran bahan belajar sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu pengajar
juga dapat mengontrol kegiatan belajar dan mengetahui kapan pelajar belajar, topik apa
yang sedang dipelajari, berapa lama pembelajaran tersebut diulang, mengecek soal soal
latihan yang diberikan kepada pelajar dan tentunya memeriksa hasil jawaban soal-soal
yang diberikan.
Daftar pustaka
htps://dspace.uii.ac.id
https://www.mysch.id/detail/80/manfaat-e-learning
Tugas bahasa Indonesia
Nama: intan Sani
Kelas: If d 2023
Npm:5520123124
Dosen Pengampu: IBU CINDE ADIA DININGSIH, S,pd., M.pd.