KALIMAT EFEKTIF,EJAANTANDA BACA DAN SELUKBELUK KEBAHASAAN DALAM TULISAN

KALIMAT EFEKTIF,EJAAN
TANDA BACA DAN SELUK
BELUK KEBAHASAAN DALAM
TULISAN

Pengertian kalimat efektif

Kalimat Efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku,
seperti unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat);
memperhatikan ejaan yang disempurnakan, serta cara memilih kata (diksi) yang tepat
dalam kalimat.
Ciri dan syarat kalimat efektif
1. Kesepadanan struktur
Kalimat efektif harus memiliki kesepadanan struktur, yaitu keseimbangan
antara gagasan dengan struktur yang dipakai.
2. Bentuk keparalelan
Kalimat efektif harus memiliki bentuk yang paralel. Artinya, kalau bentuk
pertamamenggunakan kata benda maka kedua menggunakan kata benda
bentuk selanjutnya juga. Kalau bentuk pertama menggunakan kata kerja
maka bentuk selanjutnya menggunakan kata kerja juga.
3 Kehematan kata
Kalimat efektif harus hemat dalam menggunakan kata. Jangan
menggunakan frasa atau kalimat yang tidak perlu.
4. Kecermatan penalar Artinya harus
memperhatikan pemilihan kata kata supaya
tidak menimbulkan makna ganda.
5. Kelogisan bahasa
Artinya, ide pada kalimat efektif tersebut
dapat diterima oleh akal dan penulisannya
sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Pengertian ejaan atau tulisan
kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat, dan
sebagainya) dalam tulisan (huruf-huruf) serta penggunaan
tanda baca.
1. Kata Dasar, yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. Misalnya : Buku itu
sangat menarik.
2. Kata Turunan,
a. Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan huruf dasarnya. Misalnya :
berjalan, dipermainkan, kemauan.
b. Imbuhan dirangkaikan dengan tanda hubung atau disingkat dengan kata dasar yang
bukan bahasa Indonesia. Misalnya : me-recall, di-upgrade.

Pengertian tanda baca 
Tanda baca adalah simbol dalam bahasa indonesia yang memilikimu
banyak bentuk dan fungsi. Menurut KBBI tanda baca adalah sistem ejaan
(seperti titik, koma, titik dua)
Fungsinya berkaitan dengan struktur, jeda, dan intonasi dari bacaan.
Pengertian tanda Baca
1. Tanda Titik(.) dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Misalnya
: ayahku tinggal di Pontianak.
2. Tanda Koma(,) dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian. Misalnya : saya
membeli kertas, pulpen dan penghapus.
3. Tanda Titik Koma (;), dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan
kalimat yang setara.
4. Tanda Titik Dua(:), dipakai di akhir suatu pernyataan. Misalnya : kita sekarang sedang
memerlukan perabotan rumah tangga: kursi, meja dan lemari.
5. Tanda Hubung(-), dipakai untuk menyambungkan suku kata. Misalnya : anak-anak sedang bermain.
6. Tanda Pisah(---), dipakai untuk membatasi penyisipan kata. Misalnya : Kemerdekaan itu---hak segala bangsa---harus dipertahankan.
7. Tanda Tanya(?), dipakai pada akhir kalimattanya. Misalnya : kapan menikah?
8. Tanda Seru(!), dipakai pada akhir kalimat yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan. Misalnya : alangkah indahnya pemandangan
ini!
9. Tanda Elipsis(...), dipakai dalam kalimat yang terputus-putus. Misalnya : Kau begitu..., marilah kita lakukan.
10. Tanda Petik("), dipakai untuk yang berasal dari pembicara. Misalnya : ibu berkata,"jangan pulang malam-malam ya, nak!"
11. Tanda Petik Tunggal('), dipakai untuk mengapit petikan. Misalnya :Ibu berkata,"ibu mendengar suara sepeda 'kring kring'."
12. Tanda Kurung(()), dipakai untuk mengapittambahan keterangan atau penjelasan. Misalnya : KTP (kartu tanda penduduk)
13. Tanda Kurung Siku([]), dipakai untuk mengapit huruf. Misalnya : ulang tahun [hari kemerdekaan] Republik Indonesia.
14. Tanda Garis Miring (/), dipakai di dalam nomor surat, nomor pada alamat, penandaan masa/tahun. Misalnya :tahun ajaran 2018/2019.
15. Tanda Penyingkat atau apostrof ( „)
Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun. Contoh: Ali „kan kusurati. („kan = akan )1 Januari ‟88 ( ‟88 = 1988)

Pengertian seluk beluk kebahasaan
Seluk beluk kebahasaan
Bahasa adalah alat untuk saling berkomunikasi
atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun
gerakan (bahasa isyarat), dengan tujuan
menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada
lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa,
manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat
istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan
sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala
bentuk masyarakat.

Kesimpulan 
•Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah
yang berlaku seperti unsur pada kalimat (subjek dan predikat
•ejaan adalah cara menggambarkan bunyi-bunyi pada tulisan
serta tanda baca
•tanda baca adalah sistem ejaan yang fungsinya berkaitan
dengan struktur, jeda, dan intonasi dalam bacaan
•kebahasaan adalah alat untuk saling berkomunikasi
atauberhubungan baik lewat tulisan, lisan, isyarat, dengan
tujuan untuk menyampaikan maksud hati atau tujuan kepada
lawan bicara
DAFTAR PUSTAKA
https://www.merdeka.com/jatim/fungsi-tanda-baca-
beserta-jenis-dan-contoh-penggunaannya-wajib-tahu-
kln.html
https://www.merdeka.com/jatim/fungsi-tanda-baca-beserta-jenis-dan-
contoh-penggunaannya-wajib-tahu-kln.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Pedoman_penulisan_tanda_ba
ca.html