Ikhtisar dan Abstrak
Ikhtisar
Menurut Rohman Nurcahyo (2012) dalam bukunya “Metode Penelitian Skripsi dan Tesis”: Menurut Nurcahyo, ikhtisar adalah ringkasan singkat dari suatu teks, tulisan, atau naskah yang mencakup inti dari isi dan pesan yang ingin disampaikan tanpa harus membaca keseluruhan teks.
Ikhtisar adalah teks yang dibuat secara ringkas berdasarkan teks aslinya. Ikhtisar disusun dengan mencantumkan seluruh bagian penting yang ada dalam sebuah buku/teks.
Abstrak
Menurut Frederick Wilfrid Lancaster, abstrak adalah suatu representasi yang tidak hanya ringkas, tapi juga sangat akurat terhadap isi karya tulis ilmiah tersebut.
Abstrak merupakan suatu komponen yang dapat memberikan gambaran secara menyeluruh mengenai suatu penelitian yang ada di dalam karya tulis ilmiah tersebut kepada para penguji ataupun kepada para pembaca. Abstrak akan ditulis secara ringkas, mudah dibaca, akurat, jelas, dan padat.
Fungsi Ikhtisar
1. Untuk mengembangkan ekspresi serta penghematan kata.
2. Memahami dan mengetahui isi sebuah buku atau karangan.
3. Membimbing dan menuntun seseorang agar dapat memahami ikhtisan
4. Membantu pembaca memahami inti tanpa membaca keseluruhan
Fungsi Abstrak
1. Komponen Utama. kemudahan untuk mengambil rujukan setelah mengetahui isi karya ilmiah.
2. Gambaran Umum. memahami keseluruhan isi karya ilmiah tanpa harus membaca keseluruhan.
3. Bahan Pertimbangan. dapat memastikan rujukan yang diambil memiliki kesamaan dengan karya ilmiah yang sedang dibuatnya.
4. Kejelasan Tujuan. Memahami eseni laporan atau karya ilmiah yang dituju.
Struktur Kebahasaan Ikhtisar
1. Kalimat Efektif. kalimat yang tersusun secara baik, benar, jelas, serta tidak menimbulkan makna ganda.
2. Kalimat Majemuk. Kalimat majemuk memiliki lebih dari satu kata kerja atau predikat, dan memiliki konjungsi atau kata penghubung.
3. Koherensi. koherensi artinya keselarasan atau hubungan logis antar kalimat.
Struktur Abstrak
1. Judul
2. Tujuan Penelitian
3. Metode Penelitian
4. Hasil
5. Kesimpulan
6. Kata Kunci
Ciri-Ciri Ikhtisar
1. Ringkasan yang singkat( poin kunci)
2. Objektif dan Menggunakan Bahasa Sendiri
3. Tidak Mengandung Opini dan Struktur Logis
Ciri-Ciri Abstrak
1. Bahasa Ilmiah dan Tidak Mengandung Opini
2. Struktur terstandarisasi dan Tujuan yang jelas
3. Memiliki kata kunci dan merupakan ringkasan utama
Tujuan Pembuatan Ikhtisar
Ikhtisar dibuat untuk memberikan ringkasan singkat dan efisien dari suatu teks atau dokumen, Tujuannya adalah menyajikan poin-poin kunci, memilih informasi penting, dan memberikan gambaran jelas tentang tujuan suatu karya.
Tujuan Pembuatan Abstrak
Tujuan abstrak adalah memberikan ringkasan singkat dari tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan suatu karya ilmiah untuk memudahkan pemahaman dan evaluasi cepat.
Langkah Membuat Abstrak
1. Baca Karya Asli.
2. Identifikasi Elemen Penting (Tujuan, Metode, Hasil, Kesimpulan).
3. Ringkas Informasi secara Padat.
4. Gunakan Bahasa Ilmiah.
5. Sesuaikan Panjang dengan Karya Asli.
6. Periksa Kesesuaian Struktur.
7. Hindari Opini Pribadi.
8. Tambahkan Kata Kunci.
Contoh Ikhtisar
Contoh Abstrak
Kesimpulan
Ikhtisar dan abstrak keduanya adalah ringkasan singkat dari suatu teks. Ikhtisar lebih umum terkait dengan dokumen teknis, sementara abstrak digunakan secara luas dalam konteks umum. Keduanya memberikan gambaran singkat tentang isi dan tujuan utama tulisan.